Ruangsolusi – Apakah Anda percaya bahwa tidur bisa menghasilkan uang miliaran rupiah? Bagi kebanyakan orang, ini terdengar seperti penipuan atau pesugihan. Tapi bagi Lo Kheng Hong (LKH), ini adalah rutinitas harian.

Mantan pegawai bank yang memutuskan berhenti kerja di tahun 1996 ini sekarang memiliki aset triliunan rupiah hanya dengan duduk di taman rumahnya, membaca koran, dan memantau laporan keuangan. Ia tidak punya kantor, tidak punya karyawan, dan tidak punya bos.

Bagi pembaca RuangSolusi.com yang lelah dengan rutinitas 9-to-5 atau stres melihat grafik saham yang naik turun tiap detik, LKH menawarkan jalan keluar yang tenang namun mematikan: Value Investing.

Masalah: Pedagang vs Investor

Kesalahan terbesar pemula di pasar saham adalah mentalitas “Pedagang” (Trader). Mereka beli saham pagi, jual sore. Mata melotot di depan layar. Jantung berdebar. LKH menyebut ini sebagai pekerjaan yang melelahkan dan seringkali justru merugikan. “Kenapa Anda sibuk memungut uang receh (trading), padahal ada uang besar yang bisa diambil dengan cara diam?”

Masalahnya adalah Ketidaksabaran. Kita ingin kaya cepat, akhirnya malah miskin cepat karena judi saham gorengan.

The Journey: Membeli Mercy Harga Bajaj

Filosofi LKH sangat sederhana: “Belilah Mercy seharga Bajaj.” Ia mencari perusahaan bagus (Mercy) yang harganya sedang salah diskon (Bajaj) karena pasar sedang panik atau tidak sadar. Contoh legendarisnya adalah saham UNTR (United Tractors) di tahun 1998. Saat krisis moneter, semua orang takut dan menjual saham. LKH justru membeli semua uangnya di sana. Ia diamkan (tidur) selama bertahun-tahun. Hasilnya? Uangnya naik ribuan persen. Ia menjadi miliarder bukan karena aktif bekerja, tapi karena aktif menunggu.

Untuk kamu  Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan yang Baik dan Benar (Format Pabrik, CPNS & T0ko)
Bongkar Rahasia 'Warren Buffett Indonesia' yang Bikin Iri Para PNS dan Trader Harian
Bongkar Rahasia ‘Warren Buffett Indonesia’ yang Bikin Iri Para PNS dan Trader Harian

The Method: RTI (Read, Think, Invest)

Bagaimana cara menemukan “Mercy harga Bajaj”? LKH tidak pakai software canggih. Senjatanya cuma satu: Laporan Keuangan.

  1. Read (Baca): Ia membaca tumpukan laporan tahunan perusahaan. Ia mencari harta karun tersembunyi (Laba besar, hutang kecil, manajemen jujur).
  2. Think (Pikir): “Apakah perusahaan ini akan bangkrut besok? Atau justru makin besar 10 tahun lagi?”
  3. Invest (Investasi): Beli dalam jumlah besar, lalu lupakan.

The Solution: Menjadi ‘Sleeping Investor’

Anda tidak perlu modal miliaran untuk mulai.

1. Hentikan FOMO (Fear Of Missing Out)

Jangan beli saham karena “Kata Teman” atau “Kata Influencer”. Itu resep kehancuran. Belilah karena Anda tahu bisnisnya. Jika Anda tidak tahu perusahaan itu jualan apa, jangan beli sahamnya.

2. Tunda Kesenangan (Delayed Gratification)

LKH hidup sangat sederhana meski hartanya triliunan. Ia tidak pamer mobil sport. Ia menggunakan uangnya untuk membeli aset (saham) lagi. Di RuangSolusi, belajarlah untuk tidak memakan bibit pohon uang Anda. Biarkan ia tumbuh menjadi hutan dulu.

3. Kesabaran adalah Kunci

Uang dipindahkan dari orang yang tidak sabar ke orang yang sabar. Jika Anda yakin perusahaan itu bagus, jangan jual hanya karena harganya turun sedikit. Tunggu waktunya panen.

Kesimpulan

Lo Kheng Hong membuktikan bahwa kerja keras fisik bukanlah satu-satunya jalan menuju kekayaan. Kerja cerdas (menggunakan modal dan riset) bisa mengalahkan kerja keras seumur hidup.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *